Kej 3:15 ; Mar 1:14-15 ; I Pet 1:12

Setelah manusia jatuh dalam dosa, Alkitab menuliskan bahwa Allah sedang berjalan-jalan di Taman Eden lalu Adam dan Hawa langsung bersembunyi. Bersembunyinya Adam dan Hawa menyatakan bahwa Adam dan Hawa tidak membutuhkan Allah lagi padahal Allah hendak menyatakan kepada Adam dan Hawa bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa Allah. kemudian Allah menyatakan Injil untuk pertama kalinya kepada Adam dan Allah Bapalah yang menyatakannya. Pada perikop Kej 3:15 ini keluar kalimat penginjilan pertama dari Allah Bapa. Inti berita Injil ada di dalam bagian ini. Seluruh Kitab Suci sesudah Kitab Kejadian sampai dengan kitab-kitab PB menjabarkan isi dari Kej 3:15. Jadi seluruh fondasi dari Kitab Suci adalah kalimat dalam Kej 3:15.

Tuhan Allah berkata: “Aku akan mengadakan permusuhan antara keturunanmu dan keturunannya…” maka dalam kalimat ini sudah berbicara mengenai Kristus yang akan lahir dari seorang perempuan. Waktu kita memberitakan Injil, kita memberitakan manusia yang berdosa dan Kristus datang ke dalam dunia untuk menebus dosa, mati dan bangkit serta mengalahkan kuasa kegelapan. Itulah inti Injil yang menjelaskan Kristus yang lahir, yang datang ke dalam dunia ini, Kristus mati untuk menebus dosa-dosa manusia, dan Dia bangkit. Ketiga poin ini sudah masuk dalam kalimat Kej 3:15 ini. Kalimat “…dan engkau akan meremukkan tumitnya” berbicara mengenai kematian Kristus sedangkan kalimat “…keturunannya akan meremukkan kepalamu…” berbicara mengenai kebangkitan Kristus. Paulus yang mengatakan “ Hai maut dimanakah sengatmu ?” itu berbicara konteks kebangkitan Kristus. Mengapa dikatakan sengat ? Karena kata ini berkenaan dengan konteks kepala si ular yang telah diremukkan/dihancurkan dan patoknya tidak ada lagi.

Manusia yang telah jatuh dalam dosa melalui kejatuhan Adam memerlukan Injil dan Allah sudah menyatakan lebih dulu pada Adam bahwa Kristus akan datang. Setelah Kej 3:15 maka semua PL berbicara mengenai janji kedatangan Kristus. Semua berita yang berkaitan tentang Kristus sudah dituliskan, mulai dari kelahiran sampai kepada kebangkitanNya. Berita Injil itu sangat berharga sekali sebab Allah Bapa sudah menyatakannya kepada Adam di Taman Eden, Kristus datang ke dunia, inkarnasi menjadi manusia dan memberitakan Injil dan bahkan dalam surat Petrus pun dituliskan tentang Roh Kuduspun diutus dari sorga untuk menyampaikan berita Injil (1 Pet 1:12). Jika berita Injil itu tidak penting maka tidak perlu Allah Tritunggal menyampaikan berita Injil.
Maka ini pasti Injil adalah berita yang sangat penting. Alkitab merupakan pernyataan isi hati Tuhan yang berisi Injil. Alkitab adalah karya Tuhan yang sangat besar kepada umat manusia. Siapakah yang dapat tulis buku seperti Alkitab ini ? Tidak ada seorangpun kecuali Tuhan sendiri dan Dialah yang menuliskannya dengan perantaraan manusia.Tuhan Yesus yang meminta kepada Allah Bapa untuk mengirimkan Roh Kudus kepada setiap orang percaya. Fungsi dari Roh Kudus ialah untuk mengingatkan perkataan Kristus dan Roh Kudus itu adalah Roh Kebenaran maka seluruh pekerjaan Roh Kudus tidak mungkin bertolak belakang dengan kebenaran. Roh kudus yang bekerja pasti tidak lepas dari Firman Tuhan dan Dia selalu mengingatkan perkataan Kristus yaitu Injil. Ketiga Pribadi Allah Tritunggal menyatakan berita yang sama yaitu Injil Keselamatan.

Jikalau kita mengatakan bahwa di dalam diri kita tinggal Allah Tritunggal lalu kita tidak pergi mengabarkan Injil, kita tidak mau melakukan perintahNya maka kita telah berdosa kepada Allah karena ‘memenjarakan’ Allah dalam diri kita. Banyak orang sedang melarikan diri dari tugas yang semestinya dikerjakan dengan alasan tidak fasih berbicara atau sudah tidak ingat atau mengatakan diri sudah pikun. Mengapa orang Kristen lebih fasih berbicara tentang ketidak fasihannya sendiri daripada kemauan untuk memberitakan Injil ? Lalu mengapa Tuhan memberikan anak yang belum percaya di dalam keluarga ? sebab kita perlu tahu bahwa setiap anak yang lahir ‘berstatus’ non Kristen dan tidak otomatis Kristen walaupun orangtuanya Kristen ? Hal itu terjadi supaya kedua orangtuanya yang Kristen dapat berlatih memberitakan Injil kepada anaknya tanpa minder bahkan tanpa halangan sebelum memberitakan Injil kepada anak/orang lain.

Seseorang yang menjaga hidup kudus memiliki kuasa yang besar pada waktu memberitakan Injil. Ini merupakan rahasia yang perlu kita pegang. Setelah hidup dalam kekudusan seseorang akan memiliki kepekaan kepada siapa Tuhan mau supaya orang yang dituju dapat mendengar Injil. Karena Roh Kudus, seperti yang tertulis dalam Kisah Rasul 8, adalah Roh yang mengarahkan pada objek PI yang tepat. Berarti saat hidup kita dibawah pimpinan Roh Kudus, kita akan tahu objek PI yang telah Tuhan tempatkan bagi kita. Roh Kudus bukan hanya mengarahkan pada orang yang tepat tetapi juga pada lokasi/tempat yang tepat.

Di dalam surat Paulus muncul sebuah kalimat mengenai penginjilan yang tidak pernah muncul lagi pada bagian lain yaitu dalam 2 Kor 2:12 “Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana”. Bagian ini menjelaskan bahwa saat kita akan memberitakan Injil ke suatu tempat dan setelah melihat, ternyata Tuhan sudah lebih dulu mempersiapkan orang-orang bagi diterimanya pemberitaan Injil. Suatu hal yang indah. Waktu kita memberitakan Injil, kita perlu hidup di dalam kekudusan.

Gereja Tuhan perlu dibangunkan sebab sudah banyak gereja yang ‘tertidur’ dan tidak pergi mengabarkan Injil Kristus dimana masih banyak orang yang belum mendengar nama Tuhan Yesus Kristus baik di desa maupun kota. Jangan memikirkan target penginjilan yang terlalu jauh (seperti PI ke luar negeri) tetapi di dalam negeri sendiri tidak diperhatikan. Masih banyak kota-kota kecil atau desa-desa yang penduduknya belum pernah mendengar Injil.

Ada 4 hal yang menjadi jawaban mengapa gereja  Tuhan perlu dibangunkan :

Karena kita sudah terlalu lama “tidur”. Tertidur lama itu menandakan bahaya yang tidak disadari oleh yang tidur maka diperlukan Roh Kudus yang membangunkan gereja/orang Kristen yang “tertidur”.

Karena kondisi dan situasi sedang berbahaya. Kondisi saat ini sedang dalam bahaya. Contohnya: Saksi Yehovah yang semakin banyak menjangkau orang-orang termasuk orang Kristen sendiri. Gerakan Saksi Yehovah yang menyebar di jalan, pasar, bus, dan dimana-mana. Makin banyak orang yang masuk ‘ditawan’ oleh kaum Saksi Yehovah. Begitu juga dengan Mormon. Kondisi dan situasi sekarang sedang berbahaya. Bila kita tidak pergi mengabarkan Injil maka makin banyak orang yang terjerat oleh Saksi Yehovah atau Mormon.

Belum waktunya tidur. Bila belum waktunya tidur jangan tidur. Akan ada waktunya kita tidur selama-lamanya, selama masih di dalam dunia kita harus bekerja keras sehingga kita tidak boleh tertidur.

Karena ada sesuatu hal penting yang harus dikerjakan maka kita tidak bisa dan tidak boleh tertidur. Biarlah kita terus berjaga-jaga.

Written By. Pdt. Aiter, M.Div.

This entry was posted in I Petrus, Kejadian, Markus. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s